Selasa, 03 Maret 2015

Pengertian Dari Sosiologi, Antropologi, dan Psikologi beserta tokohnya

1. Sosiologi

1.1 Pengertian
Ilmu pengetahuan yang mempelajari jaringan hubungan antara manusia dalam bermasyarakat. Secara luas, merupakan ilmu pengetahuan tentang masyarakat dimana sosiologi mempelajari masyarakat sebagai kompleks kekuatan, hubugan, jaraingan iteraksi, serta sebagai kompleks lembaga/penata.

1.2 Tokoh

1.2.1. August Comte

Gambar 1.1 August Comte

"Bapak Sosiologi"
Anggapannya, sosiologi terdiri dari 2 bagian pokok: social statistics (ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara lembaga-lembaga kemasyarakatan) dan social dynamics (meneropong bagaimana lembaga-lambaga tersebut berkembang dan mengalami perkembangan sepanjang masa). 3 tahap perkembangan pikiran manusia:
1. Tahap teologis, yaitu tingkat pemikiran manusia bahwa semua benda di dunia ini mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh sesuatu kekuatan yang berada di atas manusia.
2. Tahap metafisis, manusia masih percaya bahwa gejala-gejala di dunia ini disebabkan oleh kekuatan-kekuatan yang berada di atas manusia.
3. Tahap positif, manusia telah sanggup untuk berpikir secara ilmiah. Pada tahap ini berkembanglah ilmu pengetahuan

1.2.2 Max Weber

Gambar 1.2 Max Weber

Ilmu yang berusaha memberikan pengertian tentang aksi-aksi sosial. Teori Ideal Typus: suatu kontruksi dalam pikiran manusia seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat. Ajarannya sangat menyumbang sosiologi, misal analisisnya tentang wewenang, birokrasi, sosiologi agama, organisasi-organisasi ekonomi.

1.2.3 Charles Horton Cooley

Gambar 1.3 Charles Horton Cooley

Mengembangkan konsepsi mengenai hubungan yang tidak terpisahkan antara individu dengan masyarakat.
Teorinya mengidamkan kehidupan bersama, rukun dan damai sebagaimana dijumpai pada masyarakat.
Prihatin melihat masyarakat-masyarakat modern yang telah goyah norma-normanya, sehingga masyarakat bersahaja merupakan bentuk ideal yang terlalu berlebih-lebihan kesempunaannya.

1.2.4 Pierre Guillaume Frederic Le Play

Gambar 1.4 Pierre Guillaume Frederic Le Play

Mengenalkan metode tertentu di dalam meneliti dan menganalisis gejala-gejala sosial yaitu dengan jalan mengadakan observasi terhadap fakta-fakta sosial dan analisis induktif. Kemudian juga menggunakan metode case study dalam penelitian sosial. Hasil penelitiannya, lingkungan geografis menentukan jenis pekerjaan, dan hal ini mempengaruhi organisasi ekonomi, keluarga serta lembaga lainnya.

1.2.5 Ferdinand Tonnies

Gambar 1.5 Ferdinand Tonnies

Teorinya mengenai Gemeinschaft dan Gesellschaft sebagai 2 bentuk yang menyertai perkembangan kelompok sosial. Gemeinschaft (paguyupan): bentuk kehidupan bersama dimana anggotannya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta bersifat kekal. Gesellschaft (patembayan): bentuk kehidupan bersama yang merupakn ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya untuk jangka waktu yang pendek.

1.2.6 Alfred Vierkandt

Gambar 1.6 Alfred Vierkandt

Sosiologi terutama mempelajari interaksi dan hasil interaksinya. Masyarakat merupakan himpunan interaksi sosial, sehingga sosiologi bertugas untuk mengkontruksi teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan. Dasar semua struktur sosial adalah ikatan emosional: tidak ada konflik antara kesadaran individual dengan kelompok, oleh Karena itu individu tunduk pada tujuan kelompoknya.

1.2.7 Vilfredo Pareto

Gambar 1.7 Vilfredo Pareto

Sosiologi didasarkan pada observasi terhadap tindakan, eksperimen terhadap fakta-fakta dan rumus-rumus matematis. Masyarakat merupakan system kekuatan yang seimbang dan keseimbangan itu tergantung pada ciri-ciri tingkah laku dan tindakan manusia tergantung dari keinginan serta dorongan dalam dirinya.

1.2.8 Lester Frank Ward

Gambar 1.8 Lester Frank Ward

Sosiologi bertujuan meneliti kemajuan manusia. Membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) meneliti asal dan perkembangan gejala sosial dan apllied sociology (sosiologi terapan) khusus mempelajari perubahan dalam masyarakat dalam usaha-usaha manusia. Kekuatan dinamis dalam gejala sosial adalah perasaan.

1.2.9 George Simmel

Gambar 1.9 George Simmel

Ilmu pengetahuan yang khusus yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak diantara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. Objeknya adalah bentuk-bentuk hubungan antar manusia.

1.2.10 William Graham Sumer

Gambar 1.10 William Graham Sumer

Sistem sosiologi didasarkan pada konsep in-group dan out-group.
Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok sosial. 4 dorongan yang universal dalam diri manusia yaitu rasa lapar, rasa cinta, rasa takut, dan rasa hampa.

1.2.11 Robert Ezra Park

Gambar 1.11 Robert Ezra Park

Pelopor mazhab Ekologi.
Sosiologi meneliti masyarakat setempat dari sudut hubungan antar manusia.

1.2.12 Karl Mannheim

Gambar 1.12 Karl Mannheim

Pelopor sosiologi pengetahuan, menelaah hubungan masyarakat dengan pengetahuan.
Akar dari segenap pertentangan yang menimbulkan krisis terletak dalam ketegangan-ketegangan yang timbul di semua lapangan kehidupan. Planning of freedom: semacam perencanaan yang diawasi secara demokratis dan menjamin kemerdekaan aktivitas-aktivitas individu maupun kelompok manusia.

1.2.13 Leopold von Wiese
Penelitian terhadap hubungan antar manusia yang merupakan kenyataan sosial. Objek khususnya interaksi sosial atau proses sosial.

1.2.14 Emile Durkheim

Gambar 1.14 Emile Durkheim

Sosiologi meneliti lembaga-lembaga dalam masyarakat dan proses-proses sosialnya.
Sosiologi dibagi ke dalam 7 seksi, yakni :
a.Sosialogi umum yang mencakup kepribadian individu dan kelompok manusia.
b.Sosiologi agama.
c. Sosiologi hokum dan moral yang mencakup organisasi politik, organisasi social, perkawinan dan keluarga.
d.Sosiologi tentang kejahatan.
e.Demografi yang mencakup masyarakat perkotaan dan pedesaan.
f.Dan sosiologi estetika.

1.2.15 Karl Mark

Gambar 1.15 Karl Mark

Melalui pendekatan materialisme historis percaya bahwa penggerak sejarah manusia adalah konflik kelas.
Memandang kekayaan dan kekuasaan itu tidak terdistribusi secara merata dalam masyarakat.
Kapitalisme adalah bentuk organisasi sosial yang didasarkan pada eksploitasi buruh oleh para pemilik modal. Kelas borjuis kapitalis mengambil keuntungan dari para pekerja dan kaum proletar. Mereka secara agresif mengembangkan dan membangun teknologi produksi. Dengan demikian, kapitalisme menciptakan sebuah sistem yang mendunia.

1.2.16 Herbert Spencer
Menganjurkan Teori Evolusi untuk menjelaskan perkembangan sosial. Logika argumen ini masyarakat berevolusi dari bentuk yang lebih rendah (barbar) ke bentuk yang lebih tinggi (beradab). Berpendapat institusi sosial sebagaimana tumbuhan dan binatang, mampu beradaptasi terhadap lingkungan sosialnya. Evolusi pada sosiologi mempunyai arti optimis yaitu tumbuh menuju keadaan yang sempurna, kemajuan, perbaikan, kemudahan untuk perbaikan hidupnya.


2. Antropologi

2.1 Pengertian
Salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. 4 Subdisiplin antropologi:
2.1.1 Antropologi Budaya: Menggabungkan etnografi dan etnologi untuk mempelajari masyarakat dan kebudayaan manusia yang bertujuan menjelaskan kesamaan dan perbedaan sosial budaya.
Etnografi menghasilkan akun (buku, artikel, atau film) dari komunitas tertentu, masyarakat, atau budaya berdasarkan informasi yang dikumpulkan selama kerja lapangan. Lapangan etnografi: perilaku lokal, kepercayaan, adat-istiadat, kehidupan sosial.
Etnologi memeriksa, menafsirkan, menganalisis, dan membandingkan data etnografi yang dikumpulkan dalam masyarakat yang berbeda untuk membuat generalisasi tentang masyarakat dan budaya. Bekerja dari yang khusus (data etnografi) ke yang umum (teori).

2.1.2 Antropologi Arkeologi: Merekonstruksi, menjelaskan, dan menafsirkan perilaku manusia di masa lalu dan pola budaya melalui sisa material. Sisa material budaya termasuk artefak, sampah, penguburan, dan sisa struktur. Arkeolog menggunakan studi  paleoecological untuk menetapkan parameter ekologi dan subsistem dimana kelomppok yang diberi hidup. Arkeolog sejarah menggabungkan data dan tekstual data arkeologi untuk merekonstruksi kelompok historis yang dikenal.

2.1.3 Antropologi Biologi: Menyelidiki keanekaragaman hayati manusia di seluruh ruang dan waktu. 5 kepentingan khususnya: Paleontropologi (evolusi manusia seperti yang diungkapkan oleh catatan fosil), Genetika manusia, Pertumbuhan dan perkembangan manusia, Plastisitas biologi manusia (Kemampuan tubuh untuk mengubah karena berupaya dengan tekanan seperti panas), dan Primatologi (Studi biologi, evolusi, perilaku, dan kehidupan sosial primata).

2.1.4 Antropologi Linguistik: Studi tentang bahasa dalam konteks sosial dan budaya di seluruh ruang dan waktu. Beberapa ahli menyelidiki fitur universal bahasa yang mungkin terkait dengan keseragaman dalam otak manusia. Ahli bahasa sejarah merekonstruksi bahasa kuno dan mempelajari variasi linguistik melalui waktu.

2.2 Tokoh
2.2.1 Malinowski dengan Teori Fungsionalisme (1884-1942)

Gambar 2.1 Bronislaw Malinowski

Pemikirannya yang paling populer tentang teori fungsionalisme. Di teori ini, mengungkapkan apa sebenarnya fungsi kebudayaan manusia itu sendiri. Dihasilkan ketika mencoba melakukan penelitian tentang kebudayaan penduduk di kepulauan Trobiand dan sekitarnya. Di sana, mengamati segala kegiatan penduduk (terutama di sektor perdagangan) berdasarkan topografi wilayah itu. Sehingga ia menemukan fakta bahwa sesuatu yang dilakukan manusia secara terus-menerus disesuaikan dengan keadaan topografi di wilayah tempat tinggal manusia itu sendiri.

2.2.2 A.R Radcliffe Brown dengan Teori Struktural (1889-1955)

                                                           Gambar 2.2 Alfred Radcliffe Brown

Namanya mulai dikenal luas setah idenya dikemukakan. Dimana ia menegaskan hubungan sosial di dalam suatu lingkungan masyarakat tidak terlepas dari adanya struktur masyarakat di tempat itu sendiri. Sehingga terbentuklah suatu jaringan antara satu individu dengan yang lainnya. Melalui idenya itu ia kembangkan menjadi sebuah karya dengan judul "The Andaman Islanders".

2.2.3 Edward Burnett dengan Teori Animisme

                                                                                    Gambar 2.3 Edward Burnett

Ia meyakini bahwa agama adalah suatu yang bersifat paling fundamental di kehidupan seseorang. Namun, awal mula kebudayaan di muka bumi  ini tidaklah mengenal adanya Tuhan atau disebut dengan animism.
Sehingga masyarakat primitif tidak melakukan pemujaan terhadap apapun. Dan menganggap seluruh yang ada di langit dan bumi adalah sama dan tidak ada yang membutuhkan perlakuan istimewa seperti apapun.


3. Psikologi

3.1 Pengertian
Ilmu yang mempelajari tentang perilaku dan proses mental.
Bidang-bidang dalam psikologi:
3.1.1 Psi. Sosial: bagaimana manusia berpikir, berperasaan, dan bertindak yang dipengaruhi orang lain.
3.1.2 Psi. Lintas-Budaya: menyelidiki persamaan/perbedaan dalam fungsi fisiologis di berbagai budaya dan kelompok etnik.
3.1.3 Psi. Eksperimental: Berkaitan dengan pengindraan, pengamatan, belajar, dan berpikir tentang dunia
3.1.4 Psi. Kognitif: Studi proses mental yang lebih tinggi seperti berpikir, memori, penalaran, pemecahan masalah, menilai, bahasa, dan pengambilan keputusan.
3.1.5 Psi. Perkembangan: Mempelajari manusia dari lahir sampai meninggal.
3.1.6 Psi. Kepribadian: Berfokus pada konsistensi dalam perilaku masyarakat dari waktu ke waktu dan sifat yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya.
3.1.7 Psi. Kesehatan: Mengeksplorasi hubungan antara faktor biologis dan penyakit fisik maupun kejiwaan.
3.1.8 Psi. Konseling: Berfokus pada pendidikan, masalah sosial, dan penyesuaian karier
3.1.9 Psi. Evolusioner: Membahas perilaku yang dipengaruhi oleh warisan genetik dari nenek moyang kita.

3.2 Tokoh
3.2.1 Erik Erikson

Gambar 3.1 Erik Erickson

Menyatakan pertumbuhan manusia berjalan sesuai prinsip epigenetik yang menyatakan bahwa kepribadian manusia berjalan menurut 8 tahap. Berkembangnya manusia dari tahap ke tahap berikutnya ditentukan oleh keberhasilannya atau tidaknya dalam menempuh tahap sebelumnya. Pembagian tahap ini berdasarkan periode tertentu dalam kehidupan manusia: bayi (0-1 tahun), balita (2-3 tahun), pra-sekolah (3-6 tahun), usia sekolah (7-12 tahun), remaja (12-18 tahun), pemuda (usia 20-an), separuh baya (akhir 20-an hingga 50-an), dan manula (usia 50-an dan seterusnya).

3.2.2 Jean Piaget

Gambar 3.2 Jean Piaget

Keempat tahap perkembangan digambarkan dalam teori Piaget:
1 Tahap sensorimotor: 0-2 tahun (anak mengalami dunianya melalui gerak dan inderanya serta mempelajari permanensi obyek)
2. Tahap pra-operasional: dari 2-7 tahun (mulai memiliki kecakapan motorik)
3. Tahap operasional konkret: dari 7-11 tahun (anak mulai berpikir secara logis tentang kejadian konkret)
4. Tahap operasional formal: >11 tahun (perkembangan penalaran abstrak).

3.2.3 Carl Gustav Jung

Gambar 3.3 Carl Gustav Jung

Ia adalah psikiater Swiss dan perintis psikologi analitik.
Pendekatan Jung terhadap psikologi yang unik dan berpengaruh luas ditekankan pada pemahaman “psyche” melalui eksplorasi dunia mimpi, seni, mitologi, agama serta filsafat. Baginya, kepribadian merupakan kombinasi yang mencakup perasaan dan tingkah laku, baik sadar maupun tidak sadar. Meskipun ia adalah seorang psikolog teoretis dan praktis dalam sebagian besar masa hidupnya, kebanyakan karyanya mengeksplorasi bidang lain: filsafat Timur vs Barat, alkimia, astrologi, sosiologi, juga sastra dan seni. Ia juga menekankan pentingya keseimbangan dan harmoni. Ia memperingatkan manusia modern terlalu banyak mengandalkan sains dan logika dan akan mendapat manfaat dari pengitegrasian spiritualitas serta apresiasi terhadap dunia bawah sadar.

3.2.4 Burrhusm Frederic Skinner

Gambar 3.4 B.F Skinner

B.F. Skinner adalah seorang psikolog Amerika Serikat terkenal dari aliran behaviorisme.Inti pemikirannya setiap manusia bergerak karena mendapat rangsangan dari lingkungannya.Sistem itu dinamakan “cara kerja yang menentukan” (operant conditioning).
Ia memfokuskan penelitian tentang perilaku dan menghabiskan karirnya untuk mengembangkan teori tentang Reinforcement. Dia percaya bahwa perkembangan kepribadian seseorang, atau perilaku yang terjadi adalah sebagai akibat dari respond terhadap adanya kejadian eksternal. Dengan kata lain, kita menjadi seperti apa yang kita inginkan karena mendapatkan reward dari apa yang kita inginkan tersebut. Bagi Skinner hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang adalah melalui Reward & Punishment.

3.2.5 Sigmund Freud

Gambar 3.5 Sigmund Freud

Ia seorang psikiater Austria dan pendiri aliran psikoanalisis dalam psikologi. Menurutnya, kehidupan jiwa memiliki 3 tingkatan kesadaran, yakni sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak-sadar (unconscious). Konsep dari teori Freud yang paling terkenal tentang adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku. Selain itu, dia juga memberikan pernyataan pada awalnya bahwa prilaku manusia didasari pada hasrat seksualitas pada awalnya (eros) yang pada awalnya dirasakan oleh manusia semenjak kecil dari ibunya.

SUMBER

BINUS MAYA Pertemuan Pertama
1. Sosiologi
http://www.zonasiswa.com/2014/05/pengertian-sosiologi-lengkap-pendapat.html?m=1
http://qolbyafaf.blogspot.com/2013/06/tokoh-tokoh-sosiologi-dan-pemikirannya.html?m=1
Gambar 1.1 26 Februari 2014 http://neversaysgiveup.blogspot.com/2014/02/auguste-comte-versus-pitirim-sorokin_1293.html
Gambar 1.2 https://www.papermasters.com/max-weber-bureaucracy.html
Gambar 1.3 http://www.infoamerica.org/teoria/cooley1.htm
Gambar 1.4 http://en.wikipedia.org/wiki/Pierre_Guillaume_Fr%C3%A9d%C3%A9ric_le_Play#/media/File:Frederic_Le_Play.jpg
Gambar 1.5 http://www.uni-kiel.de/grosse-forscher/index.php?nid=toennies&lang=e
2. Antropologi

7 komentar:

  1. Hai Ataaaa menurutku informasi yang kamu berikan sudah lengkap tapi lebih baik lagi jika diambil inti-intinya saja jadi tidak terlalu panjang ketika dibaca dan jangan lupa untuk melengkapi dengan sumber informasi yaaa. Nilai buat kamu 73 Taa hehe:)

    BalasHapus
  2. Hi Agatha, informasi yang kamu berikan sudah bagus dan benar, tetapi masih ada yang belum lengkap dari tokoh-tokoh antropologi belum kamu cantumkan di informasi tersebut dan kamu harus mencantumkan sumber yang kamu dapatkan. Tolong diperbaiki lg ya agatha:) aku kasih nilai kamu 72 ya:))

    BalasHapus
  3. Makasih semuanya atas komentar dan nilai dari kalian. Akan aku perbaiki kembali:)

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Hai Ata! Postingan kamu sangat lengkap yah tp lebih baik kalau di persingkat atau di rangkum lagi supaya tidak kebanyakan dan agar lebih ringkas. Kemudian jangan lupa ya untuk mencantumkan sumber informasi nya... Aku kasih nilai 75 ya:)

    BalasHapus
  6. Hai Aghata,informasi menurut aku sudah bagus,tidak panjang lebar,cuman penulisan postingannya aja yang harus diperbaiki,agar terkesan rapi.Aku kasih nilai 74:).Good Job!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah yah van hehe makasih atas penilaian dan sarannya:) hehe

      Hapus